Bismillah.. Dengan Mengharap Barokah dari Allah 
Gerakan Infaq Beras Untuk Jogja
Mengentaskan Kelaparan Santri Yatim dan Kaum Dhuafa

Dengan kebaikan sebesar Rp 15.000 saja insya Allah sudah bisa mengenyangkan perut para Santri dan kaum dhuafa di wilayah Yogyakarta.

Pakar Pertanian:
Bencana Kelaparan adalah Ancaman Nyata di Indonesia

Indonesia disebut-sebut sebagai negara Agraria, bahkan berasnya menjadi makanan pokok rakyat. Namun faktanya negara kita belum swasembada beras.

Ketahanan pangan Indonesia mengalami penurunan sejak pandemi

Perum Bulog ungkap Pasokan beras mulai menipis di pasaran

Badan Pangan Nasional mencatat harga beras selama 4 bulan terakhir terus mengalami kenaikan

Jika beli beras bagus, maka tidak bisa beli lauk.

Jika beli lauk bagus, maka tidak makan dengan nasi.

Kondisi ini berakibat pada taraf kesejahteraan Santri penghafal Quran khususnya di wilayah Yogyakarta yang rendah.

Santri yang setiap hari belajar agama dan fokus menghafal Quran ternyata tidak mengonsumsi beras yang layak dan sehat, banyak beras patah, bau, berkutu, dan kotor.

Astaghfirullah! 😭

Mari kita selamatkan para Santri kita dari kelaparan dan kurang gizi dengan infaq beras terbaik kita.

Gerakan Infaq Beras Telah Kenyangkan Ribuan Santri di 64 kota se-Indonesia

Berawal dari kunjungan Ustadz Lukmanulhakim ke salah satu pondok di Pontianak, beliau menemukan fakta bahwa Santri kekurangan gizi akibat stok beras yang tidak layak untuk dikonsumsi.

Kondisi tersebut menggerakan hati pendiri sekaligus pengasuh Pondok Masjid Munzalan Mubarakan Ashabulyamin tersebut. Sifat humanis dan kepedulian Ustadz Luqman yang tinggi melahirkan

sebuah gerakan Infaq Beras yang sudah tersebar di puluhan kota di Indonesia.

Bukan hanya menginisiasi gerakan infaq beras, Ustaz Luqman juga  dikenal sebagai inisiator lahirnya Gerakan Sedekah Akbar Indonesia dan merupakan salah satu pimpinan di dalam dewan pimpinan Masjid Kapal Munzalan yang mengelola puluhan lembaga amal sholeh.

Cegah Kelaparan Pada Santri Dengan Gerakan Infaq Beras

Gerakan Infaq Beras yang hadir di tengah-tengah umat telah bantu mengentaskan kelaparan yang menimpa ratusan santri di puluhan kota se-Indonesia

450.951

Ton Beras Disalurkan

127.769

Anak Yatim dan Penghafal Al-Qur’an

2001

Pondok Mitra

64

Kota dan Kabupaten

Kabar Buruknya, Angka di Atas Masih Sangat Jauh dari Target

Masih ada 26.196 Pondok dengan 4.162.857 Santri di seluruh Indonesia yang belum menerima manfaat dan masih menantikan untuk menerima manfaat dari Gerakan Infaq Beras ini.

MasyaAllah! Maha Besar Allah yang telah menjamin rezeki setiap hamba-Nya.

Namun, gerakan ini belum tersebar merata di seluruh pelosok Indonesia, salah satunya di wilayah Yogyakarta.

Menurut Databoks Katadata.co.id, jumlah pondok di DIY pada Januari tahun 2022 ada 319 pondok. Dengan jumlah 33.750 santri berdasarkan data Kanwil Kemenag DIY.

Ini adalah kesempatan emas bagi Anda untuk melakukan amal sholeh yang mengalirkan pahala jariyah dengan infaq beras yang Anda berikan pada para Santri

Hanya dengan patungan infak mulai dari Rp 15.000, Anda sudah turut menghidupi Santri penghafal Quran dan mewujudkan Santri yang sejahtera, sehat, dan bahagia!

Kesempatan Beramal Jariyah Terbuka Lebar Raih Keutamaan Program Infaq Beras

BERGABUNGLAH BERSAMA BARISAN ORANG SHOLEH YANG MENDAPAT SYAFAAT DI HARI KIAMAT

 

“Barangsiapa yang menghilangkan kesusahan dari kesusahan-kesusahan dunia orang mukmin, maka Allah akan menghilangkan kesusahan dari kesusahan-kesusahan hari kiamat.”

(HR MUSLIM)

Hanya dengan donasi Rp 15.000, Anda sekeluarga mendapatkan pahala jariyah karena telah membantu para santri yatim, piatu dan dhuafa Penghafal Quran untuk mendapatkan sumber makanan bergizi dan mengenyangkan.

Donasi yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk:

1. Distribusi Beras Kepada Pondok Anak Yatim, Dhuafa dan Penghafal Al-Qur’an

2. Distribusi Beras untuk para pejuang di Jalan Allah (Fisabilillah)

3. Operasional yang menunjang keberjalanan program Gerakan Infaq Beras

*Langsung Ke Rekening Yayasan